Senin, 16 Juli 2018

Menyusun Rindu

Diberanda rumah ini kau memecahkan rindu yang telah ku rangkai rapih sedari lama, tanpa kata dan aba-aba kau datang secara tiba-tiba. Mencercah segala kekhawatiran yang pernah ada, memenggal linear jarak antara kita.

Tentunya kau tau bukan, rindu ini sudah lama ku lahirkan, ku rawat, ku beri makan, dan ku sekolahkan agar tak tertipu daya oleh hal semu di kemudian hari.

Cemas ku, jika kau tak menyadari semua itu. Kau tetap asyik memikirkan hak sepatumu agar bisa berjalan tegak diatas conblock teras rumah ku.

Oh kasih..
Apakah kau lupa jika kita memiliki ruang kedap suara yang tak akan ada siapapun mampu mendengar percakapan kita disitu.
Maka, telanjanglah. Telanjangkanlah lidahmu itu.
Tak ada siapapun mampu melihat kita, mampu melihat eloknya tubuhmu.
Maka, masuklah kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar